Orchestra X Band

Mengapa Nama Grup ini Lantun Orchestra?

Lantun; dalam KBBI artinya memantulkan, Sedangkan penggunaan kata tersebut sering dipadankan dengan kata mengalunkan yang berarti menyuarakan atau menyanyikan  Sedangkan orchestra adalah sebutan untuk grup musik yang terdiri dari berbagai alat musik dan banyak musisi didalamnya.

Mengapa Lantun Orchestra, bukan Lantun Band?

Ada Perbedaan mendasar antara format orchestra dengan band. Format Band identik dengan budaya pop, wajah vokalis yang iconic serta peran musisi yang berkontribusi di belakangnya sama kuat sehingga menjadi satu kesatuan yang sulit dipisahkan. Makanya apabila salah satu personel memutuskan keluar dari suatu band, akan mempengaruhi warna musik band tersebut.

Sementara format Orchestra adalah ensemble yang disesuaikan dengan kebutuhan project  dan siapapun musisi yang memiliki kemampuan dan masuk kriteria dapat mengisi tempat di orchestra tersebut melewati sistem audisi.

 

Konsep Lantun Orchestra?

Pada awal karir Lantun Orchestra, kami sering disebut sebagai band. Padahal, LO adalah sebuah project gagasan Chaka Priambudi mengenai konsep musik hybrid yakni fusi musik tradisional dengan musik modern jazz yang terdiri dari berbagai elemen musik dan variasi instrumen.

Formasi awal Lantun Orchestra terdiri dari  Vocal, Piano, Bass, Kendang, Gitar,  Violin, Flute, Accordion, Trumpet. Format ini Tampil pertama kali tahun 2014 di sebuah jazz club bernama Red White Jazz Lounge milik Indra Lesmana  Kami sempat merekam lagu tradisional betawi seperti Kr Kemayoran, Jali-jali, Surilang, Dayung Sampan, Sedangkan ketika tampil diatas panggung kami juga sering membawakan lagu Sirih Kuning, Kicir-kicir, Ondel-ondel, Juga lagu karya musisi/komposer yang terkenal pada jaman dulu seperti Juwita Malam (Ismail Marzuki),Hujan Gerimis (Benyamin S), Nurlela (Bing Slamet), Tahu Tempe (Oslan Husein) ,Nonton Pehcun (Lilis Surjani). Kami melakukan ini dengan tujuan memperkenalkan kembali lagu-lagu yang menjadi tradisi dalam perkembangan musik khususnya di Jakarta.

Hal ini mendapat respon yang luar biasa dari para pendengar musik kami, sehingga banyak sekali kami menerima tawaran tampil di berbagai acara seperti Festival Musik, Festival Kuliner, Acara Kebudayaan, Acara Mall, Workshop musik di Sekolah-sekolah, Acara Komunitas, Stasiun TV, On Air di Radio, Perayaan HUT DKI Jakarta, Acara Dinner Gathering Perusahaan, Product Launching dan sebagainya.

Kemudian pada perkembangan selanjutnya, Lantun Orchestra mengalami Reformasi pemain musik , seluruh Line-up musisi yang dulu bermain di grup ini digantikan dengan line-up musisi yang baru. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan musik/ komposisi untuk album baru yang membutuhkan timbre dengan spektrum bunyi yang lebih luas.

Formasi baru Lantun Orchestra saat ini mengintegrasikan alat musik gambang kromong, juga strings section (Violin, Viola, Cello) , Woodwind juga Brass Section. Format Orchestra ini sudah pernah ditampilkan sejak 2016 pada konser BETAWI HARI INI dengan jumlah total pemusik sebanyak 17 orang.

  1. Vocal
  2. Piano
  3. Bass
  4. Gitar
  5. Kendang
  6. Gambang
  7. Kromong
  8. Violin
  9. Violin II
  10. Viola
  11. Cello
  12. Flute
  13. Clarinet
  14. French Horn
  15. Trumpet
  16. Vibraphone
  17. Accordion

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s